NqpdMaBaMqp7NWxdLWR6LWtbNmMkyCYhADAsx6J=

MASIGNCLEANLITE104

Tasyakuran Khataman Magrib Mengaji, TPQ An Nuur Sidowayah Ajak Santri Biasakan Tadarus Al-Qur’an

MEDIA AN NUUR—TPQ An Nuur Sidowayah menggelar Tasyakuran Khataman Magrib Mengaji di Masjid An Nuur Sidowayah pada Ahad, 21 Juni 2026, bakda Salat Isya. Kegiatan ini menjadi ungkapan rasa syukur atas terlaksananya program pembiasaan membaca Al-Qur’an yang rutin dilaksanakan setiap selesai Salat Magrib hingga menjelang Salat Isya.

Acara diikuti oleh seluruh ustaz-ustazah serta santri TPQ An Nuur yang tergabung dalam program Magrib Mengaji. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyelesaikan bacaan Al-Qur’an pada juz 29 dan juz 30, dilanjutkan pembacaan doa khotmil Qur’an, prakata, doa bersama, dan makan bakso bersama.

Khataman
Khataman Magrib Mengaji 

Program Magrib Mengaji merupakan gerakan pembiasaan tadarus Al-Qur’an yang dilaksanakan di Masjid An Nuur Sidowayah dengan menggunakan pengeras suara. Pesertanya adalah santri TPQ An Nuur yang telah mampu membaca Al-Qur’an.

Mereka dijadwal secara bergantian untuk membaca Al-Qur’an di masjid, sementara bacaan mereka disimak oleh ustaz dan ustazah yang juga mendapat jadwal pendampingan setiap harinya. Program Magrib Mengaji telah berjalan secara rutin sejak dimulai pada 12 April 2026.

Magrib Mengaji
Khataman diikuti seluruh santri yang terjadwal Magrib Mengaji 

Pak Wakhid Syamsudin selalu koordinator kegiatan menyampaikan rasa syukur karena program Magrib Mengaji dapat berjalan secara rutin. Hingga saat ini, program tersebut telah mencapai pertengahan juz 29 sebelum akhirnya diselesaikan dalam kegiatan tasyakuran.

Beliau mengakui bahwa sesekali ada santri yang berhalangan hadir sesuai jadwal, terutama saat masa ujian sekolah. Namun demikian, kegiatan mengaji tetap berlangsung, bahkan terkadang hanya diikuti oleh ustaz dan ustazah yang bertugas pada hari tersebut.

Pak Wakhid menjelaskan bahwa tujuan utama program Magrib Mengaji adalah membiasakan anak-anak membaca Al-Qur’an, khususnya setelah Salat Magrib. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperbaiki bacaan para santri yang masih memiliki kesalahan dalam tajwid dan makharijul huruf melalui penyimakan langsung oleh para pengajar.

Pak Wakhid
Pak Wakhid dan Pak Ka'ab

Program Magrib Mengaji berawal dari tindak lanjut Gerakan Sukoharjo Mengaji yang di-launching oleh Badko LPQ Kabupaten Sukoharjo pada Jumat, 6 Maret 2026. Saat itu, Ketua Badko LPQ Kabupaten Sukoharjo, Ustaz Sigid Budi Raharjo, S.Si., M.Si., menyampaikan Surat Himbauan Nomor 09/Badko LPQ Skh/III/2026 tentang Gerakan Pembiasaan Mengaji Bakda Magrib dalam agenda Sukoharjo Mengaji.

“Harapannya program ini bisa terus berjalan dan menjadi kebiasaan yang baik bagi para santri dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an setiap hari,” ujar Pak Wakhid penuh harapan, menutup prakatanya pada tasyakuran malam ini.

Makan bakso
Makan bakso bersama

Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ibnu Ka’ab, sebelum seluruh peserta menikmati makan bakso bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Tasyakuran ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat para santri dan ustaz-ustazah dalam menjaga tradisi membaca Al-Qur’an serta memakmurkan masjid melalui lantunan ayat-ayat suci setiap waktu Magrib.

Share This Article :
Wakhid Syamsudin

Berusaha menjadi orang bermanfaat pada sesama melalui tulisan. Saat ini mengelola blog Media An Nuur (www.media-annuur.com), Bicara Cara (www.bicaracara.my.id), dan blog pribadi (www.syamsa.my.id)

2907636960708278822