MEDIA AN NUUR–Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Kecamatan Weru menggelar kegiatan khataman Al-Qur’an dalam rangka Launching Gerakan Sukoharjo Mengaji pada Jumat sore, 6 Maret 2026. Dilaksanakan di Aula Gedung IPHI Kecamatan Weru mulai pukul 16.00 WIB hingga waktu berbuka puasa.
Acara yang mengusung tema “Santri Rajin Mengaji Tumbuh Menjadi Generasi Qur’ani Calon Pemimpin Negeri” ini dilaksanakan dengan cara khataman Al-Qur’an bersama yang terhubung secara daring melalui zoom meeting dengan kegiatan pusat yang diselenggarakan oleh Badko LPQ Kabupaten Sukoharjo.
![]() |
| Suasana di Aula IPHI Weru |
Kegiatan di Aula IPHI Weru diikuti oleh pengurus harian Badko LPQ Kecamatan Weru beserta para koordinator desa dan ustaz-ustazah perwakilan TPQ se-Kecamatan Weru dengan jumlah peserta sebanyak 55 orang.
Adapun pusat acara Launching Gerakan Sukoharjo Mengaji dilaksanakan oleh Badko LPQ Kabupaten Sukoharjo di Masjid Al Fath, Kompleks Kantor DPRD Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo, Drs. H. Muh. Mualim, M.Pd.I., serta Ketua Badko LPQ Kabupaten Sukoharjo, Sigid Budi Raharjo, S.Si., M.Si.
Secara serentak, kegiatan khataman dan peluncuran Gerakan Sukoharjo Mengaji juga dilaksanakan di berbagai kecamatan di Kabupaten Sukoharjo dengan titik kegiatan masing-masing. Di antaranya Kecamatan Nguter yang mengadakan kegiatan di Masjid Al Iman Kepuh dengan sekitar 50 peserta.
Kecamatan Bulu di Aula Kecamatan dengan 40 peserta, serta Kecamatan Polokarto di Masjid Al Furqon Weru Badran dengan jumlah peserta mencapai 170 orang.
![]() |
| Launching Gerakan Sukoharjo Mengaji |
Di Kecamatan Tawangsari kegiatan dilaksanakan di beberapa titik, di antaranya Masjid atau LPQ Al Anshar Watubonang dengan sekitar 50 peserta, LPQ Ar Rakhim Lorog sebanyak 30 peserta, LPQ At Taubah 15 peserta, LPQ Nurul Ummah Kateguhan 30 peserta, serta LPQ Al Mukmin Pundungrejo sebanyak 30 peserta yang mengikuti dari tempat masing-masing.
Sementara itu, Kecamatan Gatak mengadakan kegiatan di Gedung IPHI Kecamatan Gatak dengan sekitar 50 peserta. Kecamatan Kartasura melaksanakan kegiatan di RM Bu Tum dengan sekitar 30 peserta.
Kecamatan Baki menyelenggarakan kegiatan di delapan titik, antara lain Masjid Qonitat (50 peserta), Masjid Ar Rohmad (35 peserta), TPQ Hisya (40 peserta), TPQ Desa Jetis (30 peserta), TPQ Al Furqon Purbayan (38 peserta), TPQ M. Al Furqon Baki Pabdeyan (35 peserta), TPQ Nurrohman (30 peserta), serta TPQ Desa Menuran (41 peserta).
Adapun Kecamatan Sukoharjo menggelar kegiatan di Masjid An Nur Bangsan Jetis dengan sekitar 200 peserta, sedangkan Kecamatan Mojolaban mengadakan kegiatan di Masjid Baitul Makmur Plumbon dengan sekitar 80 peserta.
Pada kesempatan ini, Badko LPQ Kabupaten Sukoharjo juga menyampaikan Surat Himbauan Nomor 09/Badko LPQ Skh/III/2026 tentang Gerakan Pembiasaan Mengaji Bakda Magrib dalam agenda Sukoharjo Mengaji.
![]() |
| Surat imbauan Gerakan Pembiasaan Mengaji |
Melalui surat tersebut, Badko LPQ mengajak seluruh pengelola TPQ/LPQ, para orang tua, serta masyarakat untuk bersama-sama menghidupkan kembali tradisi Magrib Mengaji. Anak-anak diharapkan tetap berada di masjid, musala, atau di rumah untuk membaca Al-Qur’an setelah menunaikan Salat Magrib.
Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk membatasi penggunaan televisi dan gawai pada waktu antara Magrib hingga Isya agar anak-anak dapat lebih fokus dalam belajar Al-Qur’an.
Para ustaz dan ustazah di bawah naungan Badko LPQ Sukoharjo juga diharapkan dapat mengoptimalkan peran pembinaan dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi para santri.
Badko LPQ juga mengajak tokoh masyarakat serta pengurus takmir masjid untuk turut mendukung gerakan ini dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi kegiatan mengaji.
Melalui gerakan ini, diharapkan dapat terwujud masyarakat Sukoharjo yang religius, berakhlak mulia, dan penuh keberkahan melalui lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Akhirnya, melalui kegiatan ini, Badko LPQ Kabupaten Sukoharjo berharap Gerakan Sukoharjo Mengaji dapat semakin menumbuhkan semangat membaca dan mempelajari Al-Qur’an di tengah masyarakat, khususnya di kalangan santri TPQ, agar siap menjadi pemimpin masa depan bangsa.




