NqpdMaBaMqp7NWxdLWR6LWtbNmMkyCYhADAsx6J=

MASIGNCLEANLITE104

Sihir Menurut Islam

MEDIA AN NUUR–Sihir merupakan sesuatu yang bersifat tersembunyi dan dilakukan dengan cara-cara yang halus serta tidak tampak jelas oleh orang lain. Karena itu, para pelaku sihir umumnya menjalankan praktiknya di tempat-tempat tertutup.

Pelaku sihir biasa praktik di ruangan yang remang-remang, sehingga aktivitas mereka sulit diketahui dan terkesan penuh rahasia. Dalam bahasa Arab, kata sihir pada asalnya memang mengandung makna sesuatu yang samar dan tersembunyi.

Karena kuatnya pengaruh yang ditimbulkan, istilah sihir juga digunakan untuk menggambarkan ucapan yang mampu memengaruhi hati dan pikiran manusia.

Ustaz Fauzan
Ustaz Fauzan menerangkan tentang sihir

Ada orang yang memiliki kemampuan berbicara sangat fasih, menyusun kata-kata dengan indah, dan menyampaikan argumentasi dengan kuat sehingga mampu memikat pendengarnya.

إِنَّ مِنَ الْبَيَانِ لَسِحْرًا

Sesungguhnya sebagian bentuk penjelasan (kepandaian berbicara) itu benar-benar seperti sihir.” (HR. Bukhari)

Adapun sihir yang sebenarnya merupakan amalan yang berkaitan dengan bantuan setan dan jin. Sihir benar-benar ada dan dapat memberikan pengaruh dengan izin Allah.

وَلَٰكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ

Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut.” (QS. Al-Baqarah: 102)

Di antara praktik yang dilakukan para penyihir adalah mengikat simpul-simpul (buhul) pada tali atau benda tertentu, kemudian meniupinya sambil membaca mantra-mantra sihir.

وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ

Dan dari kejahatan perempuan-perempuan (atau para penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya).” (QS. Al-Falaq: 4)

Karena bahaya dan besarnya dosa sihir, seorang muslim diperintahkan untuk menjauhinya, tidak mempelajarinya, tidak mengamalkannya, dan tidak meminta bantuan kepada para pelakunya.

Sebaliknya, seorang muslim hendaknya memperkuat perlindungan diri dengan amalan-amalan yang diajarkan Rasulullah. Di antara amalan tersebut adalah membaca Ayat Kursi serta tiga surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sebelum tidur.

Meski demikian, seorang muslim tidak boleh hidup dalam ketakutan yang berlebihan terhadap sihir dan jin. Rasa takut yang berlebihan dapat melemahkan mental dan membuat seseorang mudah merasa terganggu oleh berbagai hal yang belum tentu benar.

Sebaliknya, apabila seseorang memiliki tauhid yang kuat, keyakinan yang kokoh kepada Allah, rajin berzikir, menjaga ibadah, dan memiliki mental yang teguh, maka ia akan lebih kuat menghadapi berbagai gangguan serta tidak mudah terpengaruh oleh ancaman sihir maupun bisikan jin.

Keyakinan bahwa segala sesuatu terjadi hanya dengan izin Allah akan menumbuhkan ketenangan hati dan keberanian, sehingga seorang mukmin senantiasa bersandar kepada perlindungan Allah Yang Mahakuasa.

Pengajian warga Sidowayah RT 01 RW 06 pada Kamis, 18 Juni 2026, bakda Isya, di rumah Bapak Maryadi-Ibu Aminah. Pemateri Ustaz Fauzan Abu Darda, pengajar di Ma'had Ittibaussunnah Tawang Weru.

Share This Article :
Wakhid Syamsudin

Berusaha menjadi orang bermanfaat pada sesama melalui tulisan. Saat ini mengelola blog Media An Nuur (www.media-annuur.com), Bicara Cara (www.bicaracara.my.id), dan blog pribadi (www.syamsa.my.id)

2907636960708278822