Takmir Masjid An Nuur Sidowayah menggelar rapat koordinasi dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 H pada Jumat malam, 13 Maret 2026, bertempat di Masjid An Nuur Sidowayah.
Kegiatan dimulai pukul 20.45 WIB setelah Salat Tarawih dan dihadiri oleh pengurus harian takmir, para ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, ibu-ibu Aisyiyah, serta perwakilan IRMAS dan TPQ An Nuur Sidowayah.
Acara dipandu oleh Bapak H. Danuri, M.Ag. selaku MC. Dalam kesempatan tersebut disampaikan informasi Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah bahwa Idulfitri 1447 H diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
![]() |
| Rapat membahas Idulfitri 1447 H |
Salat Idulfitri rencananya akan dilaksanakan di Masjid An Nuur Sidowayah dengan imam dan khatib Ustaz Fajarullah Alghifarri, M.Pd., Koordinator Muhtiwa Boarding School.
Ketua Takmir Masjid An Nuur Sidowayah, Bapak H. Drs. Sutarto, M.Si., menyampaikan sejumlah agenda dan perkembangan aset takmir. Penerimaan zakat fitri dijadwalkan pada Kamis, 19 Maret 2026, dengan ketentuan beras sebanyak 2,5 kilogram per jiwa atau dapat diganti dengan uang sebesar Rp35.000.
Beliau juga menjelaskan bahwa aset yang dikelola takmir saat ini semakin berkembang, meliputi Masjid An Nuur, Makam Muslim An Nuur Tegalarum, PAUD IT An Nuur, kebun wakaf, serta sumur bor yang baru diwakafkan.
Hal ini tentu membutuhkan dukungan operasional dari jamaah. Beliau mengimbau masyarakat untuk berinfak di jalan Allah. Termasuk melalui iuran rutin tahunan LPD yang diharapkan sudah disetorkan paling lambat pada malam takbir.
Dalam rapat tersebut juga disampaikan rencana penerbitan kartu infak untuk mendukung kegiatan masjid dan lembaga yang berada di bawah naungan Takmir. Selain itu, jamuan bagi imam dan khatib Salat Idulfitri akan dipasrahkan kepada ibu-ibu jamaah.
Beberapa perkembangan pembangunan juga dilaporkan, di antaranya pengecatan Gedung PAUD IT An Nuur yang telah selesai, serta pembangunan MIM Sidowayah yang masih berjalan. Jika pembangunan kelas baru di lantai atas telah selesai, direncanakan akan diadakan kerja bakti untuk membongkar kelas lama di bagian barat.
Gedung BA Aisyiyah Sidowayah juga diharapkan dapat segera diprioritaskan pemasangan keramik pada tangga menuju lantai dua. Selain itu, takmir juga tengah berupaya melengkapi fasilitas sumur bor wakaf dengan pembangunan tandon air berkapasitas besar.
Laporan keuangan takmir disampaikan oleh bendahara, Bapak Heri Purwanto. Beliau menjelaskan bahwa saldo kas Masjid An Nuur saat ini sebesar Rp67.234.000 yang sementara digunakan untuk membantu kebutuhan pembangunan MIM Sidowayah dan PAUD.
Sementara itu, keuangan pembangunan MIM Sidowayah mencatat pemasukan sebesar Rp325.780.000 dengan pengeluaran Rp301.318.000 sehingga tersisa saldo Rp24.472.000, namun masih terdapat bon material sebesar Rp71.114.000.
Untuk pembangunan tandon air sumur bor, dana yang telah masuk sebesar Rp12.600.000 dengan pengeluaran hingga saat ini sudah mencapai Rp21.576.000 sehingga masih terdapat kekurangan dana sebesar Rp8.976.000.
![]() |
| Suasana rapat koordinasi di Masjid An Nuur Sidowayah |
Dalam sesi laporan kegiatan, Bapak Wakhid Syamsudin menyampaikan perkembangan kegiatan TPQ dan IRMAS An Nuur Sidowayah.
Kajian rutin IRMAS yang biasanya dilaksanakan setiap Ahad malam Senin bakda Isya selama Ramadan dialihkan menjadi Rabu sore yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Dana kegiatan tersebut dihimpun oleh Bu Sukini.
IRMAS juga memiliki program rutin membantu pelaksanaan penerimaan dan penyaluran zakat fitri di Masjid An Nuur. Malamnya membantu pelaksanaan takbir keliling santri TPQ An Nuur.
Kegiatan TPQ selama Ramadan tetap berjalan setiap Jumat dan Ahad sore yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Penyediaan ifthar dijadwal dari ibu-ibu jamaah Masjid An Nuur serta wali santri TPQ.
Untuk menjaga kebersihan masjid, para guru TPQ secara rutin melakukan kerja bakti setiap Kamis sore. Hanya saja selama Ramadan libur karena kebersihan sudah dilaksanakan oleh santri Ponpes Qoryatul Qur'an yang bertugas di An Nuur.
Disampaikan pula bahwa program donatur tetap TPQ saat ini sedang mengalami kendala sehingga para guru tidak lagi menerima mukafaah, meskipun demikian kegiatan TPQ tetap berjalan dengan baik.
Beberapa program rutin TPQ yang terus dilaksanakan antara lain lomba santri pada akhir Ramadan yang pengumuman pemenang dan pembagian hadiah dilaksanakan saat takbir keliling pada malam Idulfitri dan Iduladha.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi seluruh unsur jamaah dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Ramadan dan Idulfitri di lingkungan Masjid An Nuur Sidowayah.
Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, berbagai program dakwah, pendidikan, dan pembangunan yang dikelola takmir diharapkan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.



