NqpdMaBaMqp7NWxdLWR6LWtbNmMkyCYhADAsx6J=

MASIGNCLEANLITE104

Istikamah

MEDIA AN NUUR—Mengapa kita harus istikamah dalam beribadah? Karena istikamah adalah tanda kuatnya iman seorang hamba kepada Allah. Istikamah dalam menjalankan perintah Allah dalam keadaan apa pun.

Diriwayatkan bahwa suatu hari Rasulullah Saw., terlihat memiliki rambut yang mulai beruban. Ketika ditanya tentang hal itu, beliau menyebutkan bahwa beberapa ayat Al-Qur’an sangat berat maknanya bagi beliau, di antaranya firman Allah dalam Surah Hud.

فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ وَمَنْ تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْا ۚ إِنَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Maka tetaplah engkau pada jalan yang benar sebagaimana diperintahkan kepadamu dan juga orang yang telah bertobat bersamamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Hud: 112)

Haidar Ahmad
Haidar Ahmad

Perintah untuk tetap istikamah atau tegak lurus di jalan Allah inilah yang begitu berat sehingga disebut sebagai salah satu sebab yang membuat rambut Nabi beruban. Istikamah berarti teguh pada pendirian dalam ketaatan, tidak goyah oleh godaan dunia, dan tidak mundur dari jalan yang benar.

Allah juga memerintahkan agar manusia terus beribadah sampai akhir hayat. Ibadah tak cukup awalnya saja tanpa mempertahankan sampai tibanya hari kematian.

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu keyakinan (kematian).” (QS.Al-Hijr: 99)

Istikamah dalam ibadah sebenarnya membawa kebahagiaan bagi seorang mukmin. Allah menjanjikan ketenangan bagi orang-orang yang tetap teguh di jalan-Nya.

وا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan ‘Tuhan kami adalah Allah’ kemudian mereka tetap istiqamah, maka malaikat akan turun kepada mereka (seraya berkata), ‘Janganlah kamu takut dan jangan bersedih hati; bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan kepadamu.’” (QS. Fussilat: 30)

Rasulullah Saw. juga mengajarkan bahwa amal yang paling dicintai oleh Allah adalah amal yang dilakukan secara terus-menerus walaupun sedikit. Hal ini menunjukkan bahwa konsistensi dalam beribadah jauh lebih utama daripada amal yang besar tetapi hanya sesekali dilakukan.

Karena itu, marilah kita berusaha menjaga istikamah dalam ibadah. Tidak hanya semangat pada waktu tertentu saja, tetapi terus menjaga ketaatan sepanjang hidup kita hingga akhir hayat.

Kultum Subuh pada Jumat, 13 Maret 2026 bersama Haidar Ahmad, santri Ponpes Qoryatul Qur'an yang sedang iktikaf di Masjid An Nuur Sidowayah.

Share This Article :
Wakhid Syamsudin

Berusaha menjadi orang bermanfaat pada sesama melalui tulisan. Saat ini mengelola blog Media An Nuur (www.media-annuur.com), Bicara Cara (www.bicaracara.my.id), dan blog pribadi (www.syamsa.my.id)

2907636960708278822