NqpdMaBaMqp7NWxdLWR6LWtbNmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANLITE104

Isra Mikraj untuk Menghibur Kesedihan Rasulullah, Perintah Salat untuk Menghibur Kesedihan Kita

MEDIA AN NUUR─Salah satu peristiwa besar terjadi di bulan Rajab, yakni Isra Mikraj. Peristiwa Isra Mikraj terbagi dalam dua peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad ﷺ diberangkatkan oleh Allah ﷻ dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa.

Lalu dalam Mi'raj Nabi Muhammad ﷺ dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini, Nabi mendapat perintah langsung dari Allah ﷻ untuk menunaikan salat lima waktu.

Kajian remaja
Ustaz Ibnu Ka'ab sampaikan hikmah Isra Mikraj

Sebelum Isra Mikraj, ada peristiwa terjadi yang menjadi penyebab Rasulullah ﷺ diperjalankan oleh Allah ﷻ untuk menghibur beliau, yakni disebut amul huzni. Amul huzni atau tahun kesedihan karena wafatnya dua orang yang sangat berpengaruh dalam hidup Rasulullah ﷺ yakni istri pertama bernama Khadijah, serta pamannya yang bernama Abu Thalib.

Untuk menaikkan tingkatan seseorang, termasuk Rasulullah, manusia diberi ujian, dijauhkan dari zona nyaman. Kehilangan 2 orang yang selalu mendukung perjuangan beliau, adalah bentuk kehilangan zona nyaman.

Adanya zona nyaman menyebabkan mental block yakni bentuk ketidakyakinan dalam diri yang berasal dari pikiran bawah sadar yang akan di transfer ke pikiran sadar. Selama mental block tidak diatasi, kita akan sulit berhasil, maka Allah memperjalankan beliau untuk mengatasinya.

Kajian Irmas
Kajian remaja Sidowayah

Peristiwa Isra Mikraj memberi hikmah di antaranya ketika ada masalah apapun hendaknya kita kembalikan kepada Allah ﷻ. Oleh-oleh besar dari peristiwa itu adalah salat 5 waktu. Maka setiap ada masalah, kita atasi dengan memperbaiki salat wajib setiap harinya.

Salat itu berisi doa, dan Allah ﷻ semakin senang ketika hamba-Nya memperbanyak meminta kepada-Nya, dalam persoalan apa saja. Isra Mikraj menghilangkan kesedihan Nabi ﷺ, dan salat menjadi penghilang kesusahan kita.

Hakikatnya, ketika kita mengalami kesulitan dan kesusahan, maka itu adalah cara Allah ﷻ untuk mengangkat derajat kita setelah kita bisa melaluinya. Bersabarlah dan meminta pertolongan hanya kepada Allah ﷻ.

Ringkasan kajian remaja di Masjid An Nuur Sidowayah pada Ahad, 11 Februari bakda Isya, yang disampaikan oleh Ustaz Ibnu Ka’ab, S.Pd.I, guru MIN Grogol, Weru.

Share This Article :
Wakhid Syamsudin

Berusaha menjadi orang bermanfaat pada sesama melalui tulisan. Saat ini mengelola blog Media An Nuur (www.media-annuur.com), Bicara Cara (www.bicaracara.my.id), dan blog pribadi (www.syamsa.my.id)

2907636960708278822