NqpdMaBaMqp7NWxdLWR6LWtbNmMkyCYhADAsx6J=

MASIGNCLEANLITE104

Perbedaan Variasi Bilangan Basuhan Wudu

MEDIA AN NUUR—Dalam melaksanakan wudu, Rasulullah saw. mencontohkan beberapa variasi jumlah basuhan. Terkadang beliau membasuh anggota wudu satu kali, terkadang dua kali, dan terkadang tiga kali. Variasi ini menunjukkan bahwa jumlah basuhan pada setiap anggota wudu tidak harus selalu sama.

Salah satu variasi tersebut adalah membasuh wajah tiga kali, kedua tangan hingga siku dua kali, mengusap kepala satu kali, dan membasuh kedua kaki satu kali. Praktik ini disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Zaid radhiyallahu ‘anhu.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ، قَالَ: أَتَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْرَجْنَا لَهُ مَاءً فِي تَوْرٍ مِنْ صُفْرٍ فَتَوَضَّأَ، فَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا وَيَدَيْهِ مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ، وَمَسَحَ بِرَأْسِهِ فَأَقْبَلَ بِهِ وَأَدْبَرَ، وَغَسَلَ رِجْلَيْهِ.

Dari Abdullah bin Zaid radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah saw. datang kepada kami, lalu kami mengeluarkan air untuk beliau di dalam bejana dari kuningan. Beliau berwudu, membasuh wajahnya tiga kali dan kedua tangannya masing-masing dua kali, mengusap kepalanya dengan menggerakkan kedua tangannya ke depan dan ke belakang, kemudian membasuh kedua kakinya.” (HR. Bukhari)

Hadis ini memperlihatkan bahwa Rasulullah saw. tidak selalu membasuh setiap anggota wudu dengan jumlah yang sama. Wajah dibasuh tiga kali, kedua tangan hingga siku dua kali, sedangkan kepala diusap dan kedua kaki dibasuh satu kali dalam praktik yang diriwayatkan tersebut.

Variasi Wudu
Ustaz Habib As Salam menyampaikan tentang variasi bilangan basuhan wudu 

Perlu dipahami bahwa membasuh kaki satu kali bukan berarti membasuhnya secara asal-asalan. Air tetap harus mengenai seluruh bagian kaki yang wajib dibasuh, termasuk tumit. Demikian pula, membasuh kedua tangan dua kali harus mencakup seluruh bagian tangan hingga siku.

Dari sini kita belajar bahwa kesempurnaan wudu tidak diukur dari banyaknya basuhan, tetapi dari kesesuaian dengan tuntunan syariat. Satu kali basuhan sudah mencukupi apabila air telah merata pada seluruh anggota yang wajib dibasuh.

Kita boleh mengamalkan variasi jumlah basuhan yang memiliki dasar hadis sahih secara bergantian. Pada suatu kesempatan, kita dapat membasuh anggota wudu satu kali; pada kesempatan lain, dua atau tiga kali, sesuai dengan tuntunan yang diriwayatkan.

Mengamalkan variasi tersebut merupakan bentuk kesungguhan dalam mengikuti sunah Rasulullah saw. Kita tidak hanya terpaku pada satu kebiasaan, tetapi berusaha mengenali berbagai tuntunan beliau yang sahih.

Dengan demikian, marilah kita mempelajari tata cara wudu berdasarkan dalil, menggunakan air secukupnya, dan tidak berlebihan dalam bersuci. Semoga Allah memberikan kemudahan kepada kita untuk mengikuti sunah Rasulullah saw. dengan ilmu dan pemahaman yang benar.

Kajian Subuh Jumat Berkah di Masjid An Nuur Sidowayah pada Jumat, 9 Oktober 2026 bersama Ustaz Habib As Salam (pengajar di Ponpes Darul Fithrah Tawangsari)

Share This Article :
Wakhid Syamsudin

Berusaha menjadi orang bermanfaat pada sesama melalui tulisan. Saat ini mengelola blog Media An Nuur (www.media-annuur.com), Bicara Cara (www.bicaracara.my.id), dan blog pribadi (www.syamsa.my.id)

2907636960708278822