Masyarakat dan unsur pendidikan Sidowayah menggelar Rapat Koordinasi Usulan Calon Kepala Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Sidowayah pada Jumat, 26 Juni 2026, pukul 13.30 WIB di Balai Steak Banaran, Pundungrejo, Tawangsari.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Yayasan PRM Ngreco, Ketua Komite Sekolah, Sekretaris Desa Ngreco, Kepala Dusun Sidowayah, para Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, Kepala MIM Sidowayah, serta dewan guru.
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, Bapak Erwan Susanto, S.Pd.I., dilanjutkan kultum iftitah yang disampaikan Ustaz Drs. Sutarto, M.Si. Beliau mengungkapkan rasa syukur atas kemajuan pendidikan di Sidowayah, khususnya MIM Sidowayah, baik dari sisi pembangunan fisik maupun proses pembelajaran.
![]() |
| Ustaz Sutarto menyampaikan nasihat pembuka rakor |
“Semua ini merupakan bentuk rida Allah yang menyatukan berbagai unsur masyarakat untuk bersama-sama memajukan pendidikan dan mengharapkan keberkahan dari-Nya,” tutur beliau.
Ustaz Sutarto juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam mengemban amanah pendidikan. Keberhasilan hanya dapat diraih melalui kekuatan, sedangkan kekuatan lahir dari persatuan. Seluruh elemen masyarakat, guru, dan pengelola pendidikan telah berjuang sesuai perannya masing-masing demi mencari keridaan Allah.
Ustaz Sutarto menyampaikan bahwa setiap orang harus memahami dan menjalankan perannya dengan baik. Dengan demikian, tujuan bersama akan lebih mudah dicapai.
Kepala MIM Sidowayah, Ibu Hj. Sukini, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berkumpul dalam majelis yang penuh keberkahan tersebut. Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang selama ini telah memberikan dukungan kepada MIM Sidowayah.
Ibu Sukini menjelaskan bahwa dirinya telah mengemban amanah sebagai Kepala MIM Sidowayah sejak tahun 2007 hingga 2026. Masa jabatan tersebut telah melampaui batas ketentuan yang berlaku di lingkungan Muhammadiyah. Selain itu, per 30 Juni 2026 beliau juga memasuki masa purna tugas sebagai PNS.
![]() |
| Prakata dari Kepala MIM Sidowayah |
“Karena itu perlu disiapkan calon kepala madrasah yang baru. Kader kita sudah banyak, tinggal siapa yang siap maju mengemban amanah. Jika tidak ada yang bersedia, bisa saja nanti kepala madrasah berasal dari luar yang belum kita tahu bagaimana karakternya,” ujar beliau.
Ibu Sukini juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh dan masyarakat Sidowayah yang selama ini turut mendukung pembangunan dan perkembangan madrasah. Menurut beliau, rasa memiliki dari masyarakat merupakan modal besar yang menjadikan MIM Sidowayah terus berkembang.
Meski nantinya tidak lagi menjabat sebagai kepala madrasah, Ibu Sukini menegaskan bahwa dirinya tetap bersedia mengabdi sebagai guru dan mendukung siapa pun yang dipercaya menjadi kepala madrasah berikutnya.
Rapat koordinasi dipimpin oleh Ketua Yayasan PRM Ngreco, Bapak H. Danuri, M.Ag. Beliau menyampaikan penghargaan atas dedikasi Ibu Sukini beserta seluruh dewan guru yang telah mengantarkan MIM Sidowayah menjadi lembaga pendidikan yang maju dan dipercaya masyarakat.
“Pengabdian sebagai PNS memang memiliki batas waktu, tetapi pengabdian kepada pendidikan dan masyarakat tidak mengenal batas hingga akhir hayat,” ungkap Pak Danuri yang juga menjabat Ketua Majelis Dikdasmen PCM Weru.
![]() |
| Pak Danuri memimpin rapat koordinasi |
Pada sesi musyawarah, muncul tiga nama yang diusulkan sebagai calon kepala madrasah berdasarkan senioritas dan masa pengabdian di MIM Sidowayah, yaitu Ibu Eny Nurnaningsih, S.Pd.I., Ibu Siti Lufiyati, S.Pd., dan Bapak Erwan Susanto, S.Pd.I.
Berbagai pertimbangan kemudian disampaikan dalam rapat. Ibu Eny Nurnaningsih dan Ibu Siti Lufiyati sama-sama berstatus PNS sehingga tidak bergantung pada tambahan honor khusus kepala madrasah.
Namun, domisili Ibu Eny yang berada di Semin dinilai cukup jauh sehingga berpotensi menjadi kendala dalam koordinasi maupun pengawasan kegiatan madrasah sehari-hari.
Setelah melalui pembahasan dan mempertimbangkan berbagai aspek, forum akhirnya mengerucut pada nama Ibu Siti Lufiyati, S.Pd. Selain telah berstatus PNS, beliau juga berdomisili dekat dengan lingkungan madrasah sehingga dinilai lebih memungkinkan untuk menjalankan tugas kepemimpinan secara optimal.
Musyawarah berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menghasilkan kesepakatan bulat dari seluruh peserta yang hadir untuk mengusulkan Ibu Siti Lufiyati, S.Pd. sebagai calon Kepala MIM Sidowayah.
Ketua Komite Sekolah, Bapak Riyanto, S.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian Ibu Hj. Sukini, S.Ag., M.Pd.I. selama memimpin MIM Sidowayah. Beliau juga menegaskan bahwa kemajuan madrasah tidak terlepas dari peran besar para tokoh dan masyarakat yang selama ini memberikan dukungan.
Menurut beliau, kepala sekolah bukanlah satu-satunya pihak yang menentukan kemajuan lembaga pendidikan, melainkan diperlukan sinergi yang kuat antara kepala madrasah, dewan guru, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen pendukung sekolah.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ibu Siti Lufiyati, S.Pd. atas amanah yang diberikan sebagai kepala madrasah, seraya berharap beliau dapat membawa MIM Sidowayah semakin maju dan berkembang.
![]() |
| Pak Riyanto dan Pak Kepala Dusun Sidowayah |
Kepala Dusun Sidowayah, Bapak Muh Ismail, S.Sos., mengucapkan terima kasih kepada Ibu Hj. Sukini, S.Ag., M.Pd.I. atas pengabdian dan dedikasinya selama memimpin MIM Sidowayah, sekaligus menyampaikan selamat kepada Ibu Siti Lufiyati, S.Pd. atas amanah yang diberikan sebagai kepala madrasah.
Beliau menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan estafet perjuangan yang harus terus dilanjutkan agar MIM Sidowayah semakin maju dan unggul di masa mendatang. Perkembangan madrasah saat ini merupakan sesuatu yang patut disyukuri.
Dukungan masyarakat maupun warga perantauan yang selama ini diberikan merupakan amanah besar yang harus dijaga oleh seluruh guru dan pengelola madrasah. MIM Sidowayah adalah milik masyarakat Sidowayah, meskipun secara kelembagaan berada di bawah Persyarikatan Muhammadiyah.
Beliau berharap, setiap kritik dan saran dari masyarakat hendaknya dipandang sebagai wujud kepedulian, kecintaan, dan semangat untuk membangun madrasah menjadi lebih baik.
Menanggapi hasil musyawarah, tokoh masyarakat Bapak H. Jumaroh menyampaikan dukungannya terhadap keputusan forum yang mengusulkan Ibu Siti Lufiyati, S.Pd. sebagai calon Kepala MIM Sidowayah. Menurut beliau, pilihan sudah sangat tepat mengingat kapasitas dan kemampuan yang dimiliki Ibu Siti.
Karena itu, beliau berharap Ibu Siti dapat menerima amanah yang telah dipercayakan oleh masyarakat dan seluruh unsur madrasah. “Saya sangat cocok dengan terpilihnya Bu Siti Lufiyati. Beliau tidak boleh menolak amanah ini karena dinilai mampu untuk mengembannya,” ungkap beliau.
Kepercayaan masyarakat terhadap MIM Sidowayah juga terus meningkat. Hal ini terlihat dari jumlah peserta didik baru tahun ajaran mendatang yang telah mencapai sekitar 90 siswa untuk kelas 1. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi MIM Sidowayah untuk terus berkembang dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi masyarakat.





