MEDIA AN NUUR—Siapa pun yang meninggal dunia dalam keadaan membawa tauhid sebagai keyakinan yang tertanam dalam hatinya, maka dijanjikan baginya untuk masuk surga.
مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ
Artinya: “Barang siapa yang ucapan terakhirnya adalah Laa ilaaha illallaah (Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah), maka ia akan masuk surga.” (HR. Abu Dawud)
Tujuan utama penciptaan jin dan manusia adalah menghambakan diri kepada Allah melalui seluruh bentuk ibadah, ketaatan, dan pengabdian kepada-Nya.
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
Artinya: “Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)
![]() |
| Ustaz Fauzan sampaikan hakikat tauhid |
Ibadah yang diterima Allah harus memenuhi dua syarat, yakni dilakukan dengan ikhlas karena Allah dan sesuai tuntunan Rasulullah. Oleh karena itu, setiap ibadah harus berdasarkan perintah Allah dan dicontohkan oleh Nabi Saw.
Dalam sebuah hadis qudsi, Allah menggambarkan dialog dengan penghuni neraka yang paling ringan siksanya pada hari kiamat. Orang tersebut ditanya apakah ia bersedia menebus dirinya dengan seluruh isi bumi agar terbebas dari azab neraka.
Penghuni neraka yang mendapat siksa paling ringan itu menjawab bahwa ia pasti akan melakukannya. Namun Allah menjelaskan bahwa ketika di dunia, Dia hanya meminta sesuatu yang jauh lebih ringan, tapi tidak dilakukannya.
![]() |
| Jemaah Subuh Masjid An Nuur Sidowayah |
Yang Allah minta adalah agar manusia mentauhidkan-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun. Nyatanya, orang itu menolak dan tetap memilih jalan kesyirikan. Betapa berat penyesalan orang yang mengabaikannya ketika menghadapi azab di akhirat.
Dalam bertauhid, seorang hamba harus mengingkari segala bentuk thaghut, yaitu segala sesuatu yang disembah, ditaati, atau diikuti sehingga melampaui batas dan menyaingi hak Allah. Selain mengakui Allah sebagai Tuhan, harus juga menolak peribadatan kepada selain Allah.
Thaghut adalah segala sesuatu yang melampaui batas kedudukannya sehingga disembah, ditaati, atau diikuti dalam perkara yang merupakan hak Allah semata. Karena itu, setiap bentuk sesembahan selain Allah, ajakan kepada kesyirikan, atau ketaatan yang menyelisihi perintah Allah dapat termasuk dalam kategori thaghut yang wajib diingkari oleh seorang muslim.
Banyak jebakan kesyirikan yang dapat menjerumuskan manusia ketika ia mendewakan sesuatu selain Allah, baik berupa harta, jabatan, tokoh, kelompok, maupun ideologi tertentu. Ketika ketaatan kepada sesuatu tersebut telah melampaui batas maka dapat menjadi jalan menuju kesyirikan.
![]() |
| Sarapan bersama setelah kajian |
Oleh karena itu, seorang muslim harus senantiasa menjaga kemurnian tauhid dengan menempatkan segala sesuatu pada kedudukannya yang benar dan tidak melampaui batas dalam mencintai, mengikuti, maupun mendukung sesuatu.
Gerakan Salat Subuh Berjemaah “Jumat Berkah” di Masjid An Nuur Sidowayah pada Jumat, 12 Juni 2026, dengan pemateri Ustaz Fauzan Abu Darda (pengajar di Ma'had Ittibaussunnah Tawang Weru)




