MEDIA AN NUUR–Dalam rangka mempererat silaturahmi warga Sidowayah, baik yang berada di perantauan maupun yang bermukim di kampung halaman, pengurus Sidowayah Football Club (SFC) menggelar laga internal bertajuk Trofeo Syawalan 1447 H/2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di Stadion Krida Tama Malangan Bulu pada Ahad, 22 Maret 2026 mulai pukul 16.00 WIB hingga menjelang Magrib. Hari ketiga Syawal, selepas kesibukan berhari raya bersama keluarga.
Koordinator Sidowayah FC, Pak Suratno, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk menjaga kebersamaan warga melalui olahraga. “Tahun ini menjadi pelaksanaan yang ke-3,” ungkap beliau.
![]() |
| Sepakbola menjadi sarana silaturahmi |
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Banyak yang hadir tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga keluarga yang turut memberikan dukungan langsung di pinggir lapangan. Secara teknis, pelaksanaan tahun ini mengalami sedikit perbedaan dibanding tahun sebelumnya.
Jika sebelumnya pemain dipisahkan berdasarkan kategori usia dan domisili (muda, senior lokal, dan perantauan), maka kali ini seluruh pemain dicampur dalam setiap tim. Hal ini dilakukan agar pertandingan menjadi lebih berimbang dan semakin seru.
Dalam laga tersebut, peserta dibagi menjadi tiga tim dengan kostum jersey berwarna merah, hitam, dan hijau. Ketiga tim saling bertanding dalam format trofeo yang berlangsung dengan penuh semangat namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Sebelum pertandingan dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti briefing bersama, dilanjutkan dengan doa agar kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan.
Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tujuan utama dari kegiatan ini bukanlah kemenangan, melainkan mempererat kebersamaan dan ukhuwah antarwarga.
![]() |
| Menang dan kalah bukan tujuan utama |
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar. Para peserta dan penonton tampak menikmati jalannya pertandingan dengan penuh kebahagiaan,” kata Pak Ratno.
Beliau menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang sebagai sarana memperkuat tali silaturahmi warga Sidowayah.
“Menang dan kalah bukanlah tujuan utama, melainkan kebersamaan yang menjadi nilai paling berharga dalam kegiatan ini,” begitu Pak Ratno menekankan. “Sampai jumpa pada momen-momen selanjutnya.”
Foto-fotonya bisa lihat di sini.



