MEDIA AN NUUR–Dalam melaksanakan ibadah agar diterima oleh Allah, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan. Pertama, harus ada dalil atau tuntunan yang jelas dari Al-Qur’an dan Sunnah, sehingga ibadah yang kita lakukan benar-benar sesuai dengan syariat.
![]() |
| Ustaz Sutarto ajak pahami ibadah yang dilakukan |
Kedua, harus diniatkan lillahi ta‘ala, semata-mata karena Allah, bukan karena ingin dipuji atau tujuan duniawi. Ketiga, harus memahami tata cara pelaksanaannya agar tidak keliru dan tetap sesuai dengan yang dicontohkan Rasulullah.
Keempat, hendaknya kita berusaha mengerti hikmah dari syariat tersebut, agar ibadah tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga membentuk kesadaran dan penghayatan.
Sebagai contoh dalam ibadah puasa, kita harus mengetahui dalil kewajibannya, seperti dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, meniatkannya karena Allah, memahami aturan pelaksanaannya, apa yang membatalkan dan apa yang menyempurnakan, serta menyadari hikmah di baliknya.
Dari sisi kesehatan, puasa memberi kesempatan tubuh untuk beristirahat dan memperbaiki diri; dari sisi sosial, puasa menumbuhkan empati kepada kaum dhuafa; dan dari sisi psikologis, puasa melatih kesabaran serta pengendalian diri.
Dengan memenuhi syarat-syarat tersebut, insya Allah ibadah yang kita lakukan tidak hanya sah, tetapi juga bernilai dan diterima di sisi Allah. Mari tingkatkan ibadah kepada Allah di bulan suci yang mulia ini.
Kultum Tarawih di Masjid An Nuur Sidowayah pada Rabu, 4 Maret 2026 bersama Ustaz Sutarto


