NqpdMaBaMqp7NWxdLWR6LWtbNmMkyCYhADAsx6J=

MASIGNCLEANLITE104

Syukur Nikmat Allah

MEDIA AN NUUR–Tidak semua hamba Allah diberi kesempatan untuk bertemu Ramadan. Sebagian saudara, kerabat, dan orang-orang yang kita kenal telah lebih dahulu dipanggil Allah sebelum datangnya bulan suci ini.

Maka pertemuan kita dengan Ramadan adalah nikmat besar yang patut disyukuri. Kita masih diberi waktu untuk beramal saleh, berpuasa, berzikir, dan melaksanakan amal lainnya.

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu; tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.’” (QS Ibrahim: 7)

Anas Sikhadin Maula
Anas Sikhadin Maula

Banyak cara untuk bersyukur. Yang paling mudah adalah dengan lisan, seperti mengucapkan alhamdulillah. Namun syukur tidak cukup di bibir saja; ia harus berakar di hati dan tampak dalam perbuatan.

Hati yang sadar bahwa semua nikmat berasal dari Allah akan melahirkan ketaatan dan menjauhi maksiat. Untuk itu, syukur kita wujudkan dengan memanfaatkan nikmat agar bisa mendekat pada Allah.

Mari jadikan syukur sebagai bagian dari keseharian kita: bersyukur atas kesehatan, atas nikmat rezeki, atas keluarga, dan terutama atas kesempatan bisa beribadah di bulan Ramadan. Semoga dengan syukur yang terus kita jaga, Allah menambah kebaikan dan keberkahan dalam hidup kita.

Kultum Subuh di Masjid An Nuur Sidowayah pada 19 Februari 2026, disampaikan oleh Anas Sikhadin Maula, santri Ponpes Qoryatul Qur'an, yang bertugas Safari Dakwah Ramadan 1447 H

Share This Article :
Wakhid Syamsudin

Berusaha menjadi orang bermanfaat pada sesama melalui tulisan. Saat ini mengelola blog Media An Nuur (www.media-annuur.com), Bicara Cara (www.bicaracara.my.id), dan blog pribadi (www.syamsa.my.id)

2907636960708278822