MEDIA AN NUUR–Di bulan Ramadan, mari kita perbanyak membaca Al-Qur’an. Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, dan kitab suci ini merupakan pedoman hidup bagi umat Islam, penuntun dalam setiap aspek kehidupan.
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ...
“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang benar dan yang batil). Maka barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) pada bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa…” (QS. Al-Baqarah: 185)
![]() |
| Ammar Farros Ansharullah |
Al-Qur’an datang membawa petunjuk, penjelasan yang terang, dan pembeda antara kebenaran dan kebatilan. Karena itu, tidak cukup hanya membacanya, tetapi kita juga harus berusaha mempelajari, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا
“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberi petunjuk kepada (jalan) yang paling lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” (QS. Al-Isra: 9)
Al-Qur’an adalah kitab yang Allah turunkan dan Allah pula yang menjaganya dari perubahan dan penyimpangan. Maka tidak perlu kita meragukan isi dari ayat-ayat Allah dalam kitab suci ini.
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
“Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar menjaganya.” (QS. Al-Hijr: 9)
Mari kita turut menjaga Al-Qur’an dengan senantiasa membacanya, mentadabburinya, dan mengamalkannya. Tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan setelahnya. Semoga Al-Qur’an menjadi cahaya dalam hidup kita, penolong di dunia, dan pemberi syafaat di akhirat.
Kultum Subuh di Masjid An Nuur Sidowayah pada 20 Februari 2026, disampaikan oleh Ammar Farros Ansharullah, santri Ponpes Qoryatul Qur'an, yang bertugas Safari Dakwah Ramadan 1447 H


