MEDIA AN NUUR─Agar dapat istiqamah, kita perlu memulainya dengan niat yang kuat, kemudian bersungguh-sungguh mencari ilmu, karena dengan ilmu kita mengetahui bagaimana cara meraih cinta Allah dan bagaimana bersikap agar dicintai manusia; oleh sebab itu, ilmu menjadi perkara yang sangat penting sebagai penuntun amal dan penjaga keikhlasan.
Malaikat sangat memuliakan penuntut ilmu, hingga disebutkan mereka merendahkan dan mengembangkan sayapnya untuk menaungi serta meridai langkah orang yang menempuh jalan ilmu sebagai bentuk penghormatan atas kemuliaan ilmu itu sendiri.
![]() |
| Ustaz Didik Efendi ajak memahami ilmu agar ibadah bisa istikamah |
Ilmu pada dasarnya terbagi menjadi dua, yaitu kifayah dan fadhilah: ilmu kifayah adalah ilmu yang diperlukan untuk menunaikan kewajiban dan menjaga keberlangsungan kehidupan umat sehingga jika telah ada yang menguasainya maka gugurlah kewajiban dari yang lain.
Sementara ilmu fadhilah adalah ilmu yang dipelajari untuk menambah keutamaan, mendekatkan diri kepada Allah, dan menyempurnakan akhlak serta kualitas ibadah seseorang.
Kisah tentang ilmu disebutkan dalam Al-Qur’an melalui perjumpaan Nabi Musa ‘alaihissalam dengan Nabi Khidir, di mana sejak awal Nabi Musa telah diingatkan bahwa ia tidak akan mampu bersabar menyertai Khidir karena banyaknya perbuatan yang tampak aneh dan sulit dipahami, padahal semua itu dilakukan oleh sosok yang Allah perintahkan kepadanya untuk didatangi dan diambil ilmunya.
Ilmu fadhilah dan ilmu kifayah sama-sama penting, karena seseorang tidak cukup hanya mengetahui keutamaan sebuah amal tanpa dibarengi pengetahuan tentang cara melaksanakannya dengan benar, sehingga ilmu menjadi penuntun agar amal bernilai sah, tepat, dan diterima di sisi Allah.
![]() |
| Jemaah Subuh Masjid An Nuur Sidowayah |
Seseorang mungkin telah mengetahui keutamaan menahan lapar saat berpuasa, namun ia tetap membutuhkan ilmu tentang tata cara dan syarat agar puasanya bernilai di sisi Allah; demikian pula orang yang memahami keutamaan menghafal Al-Qur’an, ia perlu dibekali teori dan metode yang benar agar mampu menghafal dengan baik, tepat, serta menjaga kekuatan hafalannya secara berkelanjutan.
Ilmu tentang amal ibadah yang pada awalnya terasa berat akan menjadi penguat ketika seseorang mengetahui keutamaannya, sehingga ia terdorong melaksanakannya dengan sekuat tenaga, menjadikannya pribadi yang tangguh dan mampu istikamah, dan dari sinilah tampak betapa pentingnya ilmu sebagai penopang utama dalam menjaga konsistensi beramal.
![]() |
| Sarapan bersama |
Maka, istikamah akan terbentuk setelah kita memahami ilmunya sekaligus mengetahui keutamaannya, karena keduanya menguatkan niat yang telah ditanamkan sejak awal, sehingga mampu menopang keistikamahan dalam waktu yang panjang dan menumbuhkan kesabaran untuk tetap bertahan dalam kebaikan hingga akhir hayat.
Ringkasan kajian subuh di Masjid An Nuur Sidowayah, pada Jumat, 2 Januari 2026 dengan pemateri Ustaz H. Didik Efendi, S.T. (Ketua MUI Kecamatan Weru)




