NqpdMaBaMqp7NWxdLWR6LWtbNmMkyCYhADAsx6J=

MASIGNCLEANLITE104

Bencana Sebagai Pengingat

MEDIA AN NUUR─Adanya bencana alam menjadi pengingat bagi kita semua tentang kepastian datangnya hari kiamat. Peristiwa-peristiwa di dunia, termasuk bencana, seharusnya menyadarkan manusia akan keterbatasannya, menggugah hati untuk kembali kepada Allah, menyiapkan diri dengan amal saleh sebelum datang hari akhir.

كَلَّا إِذَا دُكَّتِ الْأَرْضُ دَكًّا دَكًّا

Sekali-kali tidak! Apabila bumi diguncangkan berturut-turut,” (QS. Al-Fajr: 21)

Ketika di dunia terjadi bencana dan guncangan alam, hal tersebut dapat menjadi pengingat akan gambaran kehancuran yang jauh lebih besar pada hari kiamat. Melalui peristiwa itu, Allah mengingatkan manusia agar tidak lalai, menyadari kelemahan dirinya.

Ust Arif Fahrudin
Ustaz Arif mengingatkan tentang ibrah bencana yang melanda

Maka hendaklah, salah satu ibrah adanya bencana, kita bisa lebih mempersiapkan bekal iman dan amal saleh sebelum datang hari ketika bumi benar-benar diguncangkan dan tidak ada lagi kesempatan untuk kembali.

Bencana yang datang sejatinya berasal dari Allah, sebagaimana segala nikmat juga datang dari-Nya. Dalam kondisi apa pun, manusia berada pada posisi yang lemah di hadapan kekuasaan Allah, tidak mampu menolak ketentuan-Nya dan tidak pula sanggup berdiri dengan kekuatannya sendiri.

Kelemahan ini memang Allah tetapkan agar manusia sadar akan keterbatasannya, tidak sombong ketika diberi kenikmatan, dan tidak berputus asa ketika ditimpa musibah. Dengan kesadaran itu, manusia diarahkan untuk selalu bergantung kepada Allah, bersyukur saat lapang, dan bersabar serta kembali kepada-Nya saat diuji.

Jamaah Subuh
Jamaah Subuh Masjid An Nuur Sidowayah

Rasulullah Saw., mengajarkan kita agar meminta pertolongan kepada Allah Swt. Terutama agar mendapat perlindungan Allah dari berbagai bentuk ujian berat, karena hanya Allah-lah tempat bergantung dan meminta pertolongan dalam segala keadaan.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوءِ الْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari musibah yang berat, dari hidup yang sengsara, dari takdir yang buruk, dan dari kegembiraan musuh (atas penderitaanku).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Akhirnya, melalui peristiwa bencana, pikiran dan hati kita dibukakan untuk menyadari hakikat kehidupan: betapa lemahnya manusia di hadapan kekuasaan Allah. Dari kesadaran atas kelemahan itulah tumbuh kerendahan hati, kepasrahan, dan ketergantungan penuh kepada-Nya.

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ أُولَٰئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (berbuat) yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, melaksanakan salat, menunaikan zakat, serta taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah yang akan diberi rahmat oleh Allah. Sungguh, Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.” (QS. At-Taubah: 71)

Kesadaran akan ujian dan keterbatasan diri mendorong kaum beriman untuk saling menguatkan, menolong sesama yang tertimpa musibah, mengajak kepada kebaikan, serta tetap menegakkan ketaatan kepada Allah. Keimanan akan menjadi kokoh, nyata dalam solidaritas dan kasih sayang yang menghadirkan rahmat Allah di tengah kehidupan.

Sarapan bersama
Sarapan bersama

Mari kita pupuk kepedulian terhadap penderitaan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana. Siapa saja yang memberi kemudahan kepada orang lain yang sedang mengalami kesulitan, maka Allah akan memberinya kemudahan di akhirat kelak. Semoga Allah mendatangkan rahmat dan pertolongan pada kita semua.

Materi Kajian Gerakan Subuh Berjamaah di Masjid An Nuur Sidowayah pada Jumat, 26 Desember 2025 bersama Ustaz Arif Fahrudin, S.Pd.I. (pengasuh Ponpes Modern Muhammadiyah Sangen, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PCM Weru)

Share This Article :
Wakhid Syamsudin

Berusaha menjadi orang bermanfaat pada sesama melalui tulisan. Saat ini mengelola blog Media An Nuur (www.media-annuur.com), Bicara Cara (www.bicaracara.my.id), dan blog pribadi (www.syamsa.my.id)

2907636960708278822