MEDIA AN NUUR—Pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab, beliau menerima surat dari salah seorang gubernurnya yang berisi laporan tanpa mencantumkan tahun. Hal ini menimbulkan kebingungan karena sulit mengetahui waktu yang dimaksud dalam surat tersebut.
Karena itu, Umar mengundang para sahabat untuk bermusyawarah dan akhirnya menetapkan perlunya sistem penanggalan resmi bagi kaum Muslimin. Dari musyawarah tersebut lahirlah penanggalan Hijriah yang dimulai dari peristiwa hijrah Rasulullah Saw., dari Makkah ke Madinah.
![]() |
| Ustaz Didik Efendi kisahkan tentang hijrah Nabi Saw. |
Dalam musyawarah para sahabat pada masa Khalifah Umar bin Khattab, peristiwa hijrah dipilih sebagai awal penanggalan Islam karena hijrah menjadi titik penting dalam sejarah umat Islam. Mengandung semangat meninggalkan keburukan menuju kebaikan.
Tahun Hijriah mengingatkan umat Islam pada berbagai peristiwa besar dalam sejarah Islam yang terjadi setelah hijrah Rasulullah ke Madinah, seperti Perang Badar, Perang Uhud, Perang Khandaq, dan Fathu Makkah.
Peristiwa-peristiwa tersebut menunjukkan bagaimana perjuangan, pengorbanan, kesabaran, dan pertolongan Allah kepada kaum Muslimin mengantarkan Islam menuju kejayaan dan tersebarnya dakwah ke berbagai penjuru.
Hijrah Rasulullah ke Madinah bukanlah upaya pertama untuk mencari tempat yang aman bagi dakwah Islam. Sebelumnya, beliau telah menawarkan Islam dan mencari dukungan dari berbagai kabilah, namun belum membuahkan hasil yang diharapkan.
Keberhasilan hijrah ke Madinah terjadi karena Allah menyiapkan kaum Anshar yang menerima dakwah dengan lapang dada, menyambut kedatangan Rasulullah Saw., dan kaum Muhajirin dengan penuh kegembiraan, serta memberikan bantuan dan pengorbanan secara sukarela.
![]() |
| Jemaah Subuh Masjid An Nuur Sidowayah |
Dukungan kaum Anshar inilah yang menjadi salah satu sebab berkembangnya masyarakat Islam yang kuat di Madinah, sehingga dakwah Islam dapat berjalan dengan lebih leluasa, persaudaraan antara kaum Muslimin semakin kokoh, dan Islam akhirnya menyebar ke berbagai penjuru hingga menjadi kekuatan yang diperhitungkan.
Salah satu hikmah besar dari peristiwa hijrah adalah bahwa perjuangan panjang Rasulullah dan para sahabat di Makkah yang penuh dengan berbagai kesulitan, tekanan, dan penolakan akhirnya berbuah manis dengan hijrah ke Madinah.
Di kota inilah dakwah Islam berkembang pesat, masyarakat Islam yang kuat mulai terbentuk, dan berbagai kemenangan diraih oleh kaum Muslimin. Karena besarnya makna peristiwa tersebut, hijrah kemudian dijadikan sebagai tonggak awal penanggalan Islam yang dikenal dengan tahun Hijriah.
Ringkasan kajian subuh di Masjid An Nuur Sidowayah, pada Jumat, 3 Juli 2026 dengan pemateri Ustaz H. Didik Efendi, S.T (Ketua MUI Kecamatan Weru)



