MEDIA AN NUUR–Masjid An Nuur Sidowayah kedatangan rombongan santri dari Pondok Pesantren Qoryatul Qur’an yang akan melaksanakan kegiatan iktikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan 1447 H.
Pada malam pertama kehadiran mereka, Selasa, 10 Maret 2026, bakda Salat Tarawih, dilaksanakan sesi perkenalan dengan para jemaah Masjid An Nuur Sidowayah untuk mempererat hubungan antara para santri dengan masyarakat Sidowayah.
![]() |
| Santri peserta iktikaf berkenalan dengan jemaah Masjid An Nuur Sidowayah |
Mewakili Takmir Masjid An Nuur Sidowayah, Bapak H. Danuri, M.Ag., menyampaikan kepada para jemaah bahwa pada sepuluh hari terakhir Ramadan tahun ini masjid kedatangan rombongan santri dari Ponpes Qoryatul Qur’an yang akan menjalankan iktikaf.
Ketua Ranting Muhammadiyah Ngreco ini mengucapkan selamat datang kepada sembilan santri beserta dua ustaz pembimbing yang akan tinggal sementara di Masjid An Nuur Sidowayah.
![]() |
| Pak Danuri menyambut santri iktikaf |
“Selamat datang kepada para santri dan ustaz dari Ponpes Qoryatul Qur’an. Silakan memanfaatkan fasilitas yang ada di masjid ini meskipun seadanya,” ujar beliau.
Pak Danuri juga menyampaikan harapan agar kehadiran para santri dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Takmir masjid berharap para santri dan ustaz dapat berbagi ilmu melalui kultum Ramadan sehingga dapat menambah wawasan keislaman bagi para jemaah.
Di akhir sambutannya, beliau mengimbau masyarakat untuk semakin bersemangat memakmurkan masjid, terutama dengan memperbanyak ibadah dan tadarus Al-Qur’an selama sisa-sisa akhir bulan Ramadan ini.
Sementara itu, perwakilan santri, Mas Muhammad Yusuf, memperkenalkan diri beserta teman-temannya yang mengikuti program iktikaf di Masjid An Nuur Sidowayah. Mas Yusuf pada Ramadan dua tahun lalu juga ikut iktikaf di Sidowayah.
Ia menyebutkan sembilan santri yang ikut serta dalam kegiatan tersebut, yaitu Muhammad Yusuf, Muhammad Izzuddin Alqosam, Haidar Ahmad, Muhammad Ihsan Ibadurrohim, Mus’ab Syaiful Haq, Burhanudin Robani, Muhammad Fakhri Nasrullah, Muhammad Nashruddiin, dan Muhammad Ihsan Nail Attaqy.
![]() |
| Mas Yusuf memperkenalkan diri dan segenap temannya |
Mas Yusuf juga menjelaskan bahwa kegiatan iktikaf ini didampingi oleh dua ustaz pembimbing, yaitu Ustaz Andrean Nur Kholis dan Ustaz Aldi Ahmad. Ia kemudian memohon izin kepada masyarakat dan jemaah Masjid An Nuur Sidowayah agar para santri diperkenankan tinggal di masjid selama hari-hari terakhir Ramadan.
“Kami masih dalam proses belajar. Oleh karena itu, kami mohon bimbingan dari Bapak dan Ibu semua,” tuturnya dengan penuh kerendahan hati.
Kegiatan perkenalan ini adalah awal kebersamaan antara para santri dengan masyarakat sekitar masjid selama pelaksanaan iktikaf Ramadan. Diharapkan kehadiran para santri dapat menambah semangat ibadah serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Sidowayah.




