Takmir Masjid An Nuur Sidowayah menggelar rapat koordinasi bersama unsur masyarakat pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bakda Isya, pukul 20.15 WIB, bertempat di Masjid An Nuur Sidowayah.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dusun Sidowayah, Pimpinan Harian Takmir Masjid An Nuur, para Ketua RT dan RW, perwakilan ibu-ibu Aisyiyah, perwakilan remaja masjid, perwakilan TPQ An Nuur, serta para tokoh masyarakat Sidowayah.
Rapat diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh MC, Bapak H. Danuri, M.Ag. Suasana rapat berlangsung tertib dan khidmat dengan diawali pengantar singkat sebagai pengantar agenda pembahasan malam itu.
![]() |
| Musyawarah dipimpin oleh Kepala Takmir Masjid An Nuur Sidowayah |
Dalam kesempatan tersebut, Bapak H. Danuri, M.Ag. selaku Ketua Ranting Muhammadiyah Ngreco menyampaikan informasi terkait maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengenai penetapan awal Ramadan 1447 H. Berdasarkan maklumat tersebut, awal Ramadan 1447 H ditetapkan jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026.
Informasi ini disampaikan sebagai bahan koordinasi dan acuan bagi Takmir Masjid An Nuur Sidowayah serta seluruh unsur masyarakat dalam mempersiapkan kegiatan ibadah dan agenda Ramadan di lingkungan masjid.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Kepala Dusun Sidowayah, Bapak Muh. Ismail, S.Sos. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas aktifnya berbagai kegiatan keislaman yang selama ini digerakkan di bawah koordinasi Takmir Masjid An Nuur Sidowayah.
Menurut Pak Kadus, kegiatan-kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat, tidak hanya dalam peningkatan ibadah, tetapi juga dalam membina persatuan dan kebersamaan umat.
Terkait kegiatan Ramadan, Kepala Dusun Sidowayah memberikan kepercayaan penuh kepada Takmir Masjid An Nuur bersama Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) untuk menyusun dan melaksanakan program-program yang mampu menghidupkan bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat, edukatif, dan bernilai ibadah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Beliau juga mengimbau kepada seluruh jamaah dan masyarakat agar menyikapi perbedaan penetapan awal puasa, baik antara Muhammadiyah dengan pemerintah maupun dengan pihak lainnya, secara bijak dan dewasa.
Perbedaan tersebut diharapkan tidak menjadi persoalan, karena masing-masing memiliki dasar dan landasan yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga ukhuwah dan persatuan umat tetap terjaga.
![]() |
| Rapat koordinasi berjalan dengan lancar |
Musyawarah dipandu langsung oleh Kepala Takmir Masjid An Nuur Sidowayah, Bapak Drs. H. Sutarto, M.Si. Beliau menyampaikan bahwa Masjid An Nuur akan mengikuti maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah terkait penetapan awal puasa Ramadan 1447 H.
Takmir juga menyambut baik peluncuran Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) oleh Muhammadiyah, dengan harapan ke depan dapat menjadi ikhtiar untuk menyatukan penanggalan hijriah umat Islam secara lebih luas.
Pada kesempatan itu, disampaikan pula informasi bahwa Masjid An Nuur Sidowayah akan menerima kedatangan santri Safari Dakwah Ramadan dari Ponpes Qoryatul Qur'an, yang akan bertugas pada tanggal 1 hingga 15 Ramadan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, para santri tersebut akan berkhidmah sebagai imam salat, pengisi kultum Ramadan, sekaligus membantu kegiatan pembelajaran anak-anak di TPQ An Nuur selama bulan suci.
Terkait kebutuhan konsumsi selama Ramadan, khususnya untuk keperluan masak, rapat menyepakati agar hal tersebut dipasrahkan kepada ibu-ibu Aisyiyah. Hal ini juga mempertimbangkan bahwa Bu Tipar, yang selama ini menjadi juru masak utama, akan melaksanakan ibadah umrah pada awal Ramadan.
Selain itu, Takmir Masjid An Nuur juga menyampaikan laporan singkat kondisi keuangan masjid. Disampaikan bahwa pemasukan infak masjid mengalami sedikit penurunan, yang kemungkinan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Meski demikian, pengelolaan keuangan tetap diupayakan berjalan secara amanah dan transparan.
Beliau juga menginformasikan adanya wakaf sumur bor dengan kedalaman sekitar 70 meter yang kini telah mengalir dan menjadi aset Takmir Masjid An Nuur, bertempat di halaman PAUD IT An Nuur Sidowayah.
Wakaf sumur tersebut merupakan sumbangan dari sebuah yayasan umat Islam yang berada di Amerika Serikat, melalui seorang hamba Allah yang berdomisili di Jakarta. Penghubungnya adalah Bapak Reza, menantu Ustaz Yuli Fajar Prayitno.
Selain itu, Masjid An Nuur juga menerima bantuan berupa toren air berkapasitas 10.000 liter serta bantuan biaya untuk menaikkan daya listrik PAUD IT An Nuur (yang digunakan untuk operasional sumur) dari Bapak Reza beserta jamaah beliau.
Terkait kegiatan buka bersama TPQ dan remaja masjid, serta kebutuhan buka puasa dan sahur bagi santri Safari Dakwah Ramadan, termasuk penyediaan jaburan malam saat kegiatan tadarus, diserahkan kepada ibu-ibu.
Ibu-ibu Aisyiyah bersama pengurus TPQ diberikan kewenangan untuk menyusun jadwal secara bergiliran, sehingga pelaksanaan kegiatan selama Ramadan dapat berjalan tertib, merata, dan penuh kebersamaan.
Rapat koordinasi berjalan lancar, seluruh hadirin diminta untuk menyukseskan program Masjid An Nuur Sidowayah, khususnya dalam menyambut Ramadan 1447 H, serta menjaga kebersamaan dan persatuan umat di lingkungan Sidowayah.



