NqpdMaBaMqp7NWxdLWR6LWtbNmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANLITE104

Serahkan pada Allah, Semua Masalah Jadi Mudah

MEDIA AN NUUR─Tak ada satu pun manusia yang tak punya masalah di dunia ini. Rasulullah dengan keluarga yang terbaik saja tetap ada masalah, apalagi kita. Namun begitu, setiap ada masalah kita serahkan pada Allah maka akan jadi mudah.

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِى

Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” (HR. Tirmidzi)

Kita hendaklah berusaha nengenal Allah terlebih dahulu. Setelah kenal barulah kita akan menjadi yakin bahwa Allah Maha Besar pemberi rezeki. Kita bisa jadikan Allah sebagai dekengan pusat kita.

Agar Allah kenal dan ingat kita saat ada masalah, maka kita harus tersambung dengan-Nya ketika sedang tidak ada masalah. Kita harus kenal Allah di kala masih longgar, saat sehat, keluarga lengkap, dan mendapat banyak kesenangan jauh dari masalah.

Ustaz Nasrullah
Ustaz Nasrullah ajak minta pertolongan pada Allah

Hal ini yang seringkali menjadi karakter manusia, saat senang melupakan Allah dan baru ingat kepada-Nya ketika mendapat masalah atau kesusahan. Ujian kenikmatan itu lebih melalaikan daripada ujian kesusahan.

وَلَا تَكُوْنُوْا كَا لَّذِيْنَ نَسُوا اللّٰهَ فَاَ نْسٰٮهُمْ اَنْفُسَهُمْ ۗ اُولٰٓئِكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ

Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa akan diri sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik.” (QS. Al-Hasyr 59: Ayat 19)

Lalu bagaimana cara kita mengenal dan mengingat Allah? Dalam Al-Qur’an dijelaskan, caranya adalah dengan menyembah Allah dan selalu melaksanakan salat.

اِنَّنِيْۤ اَنَا اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنَاۡ فَا عْبُدْنِيْ  ۙ وَاَ قِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ

Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah salat untuk mengingat Aku.” (QS. Ta-Ha 20: Ayat 14)

Salat adalah sarana mengingat Allah. Dirikanlah salat dalam kondisi apa pun, sehingga Dia akan mengingat kita saat susah dan dilanda masalah hidup.

Salah satu manfaat salat adalah menjadikan hidup tak bertambah masalah. Masalah dalam hidup sejatinya muncul karena kita kerap berbuat keji dan munkar. Salat hadir untuk meminimalisir masalah dalam hidup kita tersebut.

Salat menjadi penolong bagi kita. Pada saat salat kita sudah melafalkan doa-doa di dalamnya. Setelah salat pun kita berzikir dan berdoa, maka makin dekatlah kita pada sang pencipta.

Dalam salat kita baca Surat Al Fatihah yang mengandung permohonan ditunjukkan ke jalan lurus siratal mustaqim. Siratal mustaqim adalah jalan tegaknya din, tegak itu jalan ke atas dan lebih susah dilewati maka kita perlu Allah membantu melaluinya.

Allah berkuasa atas segala sesuatu,  berkuasa memberi pertolongan meski bagi manusia terasa mustahil. Nabi Zakaria AS minta diberi keturunan ketika istrinya sudah sepuh dan Allah dengan mudah mengabulkannya, lahirlah Nabi Yahya AS.

Doa itu dipanjatkan sang Nabi saat melaksanakan salat. Sungguh, ketika kita salat maka kita sedang dekat-dekatnya dengan Allah.

Ketika kita sering minta tolong pada Allah, maka akan sering Allah bantu bahkan ketika kita belum sempat mengadukannya pada Allah. Lebih dari itu, bahkan Allah menghindarkan kita dari masalah yang hampir saja mendekati kita.

Salat tak hanya sarana mengingat Allah, bahkan dengan salat adalah sebuah jalan tersendiri dalam mencari solusi. Misalnya saat merasa kekurangan rezeki maka laksanakanlah salat Duha.

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تَعْجِزْ عَنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ

Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Duha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang” (HR. Tirmidzi)

Tapi jangan menjadikan hal itu sebagai niat dalam salat, tapi tetaplah salat karena Allah. Kalau niatnya hanya duniawi maka kebaikannya tak akan didapatkan ketika di akhirat nanti.

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لا يُبْخَسُونَ. أُولَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الآخِرَةِ إِلا النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan amal perbuatan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Merekalah orang-orang yang di akhirat (kelak) tidak akan memperoleh (balasan) kecuali neraka dan lenyaplah apa (amal kebaikan) yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka lakukan.” (QS. Hud 11: Ayat 15-16).

Kajian Subuh Berjemaah di Masjid Al Hidayah, Sangen, Krajan, Weru pada hari Ahad, 3 September 2023, bersama Ustaz Nasrullah Al Hafizh, staf pengajar di Ponpes Modern Muhammadiyah Sangen, Krajan, Weru

Share This Article :
Wakhid Syamsudin

Berusaha menjadi orang bermanfaat pada sesama melalui tulisan. Saat ini mengelola blog Media An Nuur (www.media-annuur.com), Bicara Cara (www.bicaracara.my.id), dan blog pribadi (www.syamsa.my.id)

2907636960708278822