NqpdMaBaMqp7NWxdLWR6LWtbNmMkyCYhADAsx6J=

MASIGNCLEANLITE104

Puasa Perisai Nafsu

MEDIA AN NUUR–Kita diperintahkan Allah untuk melaksanakan puasa di bulan Ramadan yang salah satu hikmahnya adalah menjadi perisai bagi diri kita. Tameng dari keburukan-kenurukan.

 الصِّيَامُ جُنَّةٌ، فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَجْهَلْ

Puasa adalah perisai, maka janganlah berkata kotor dan jangan pula berbuat bodoh.” (HR. Bukhari)

Puasa perisai
Ustaz Danuri menyampaikan bahwa puasa adalah perisai dari hawa nafsu yang buruk

Puasa menjadi perisai dari dorongan nafsu dan syahwat. Nafsu adalah keinginan dalam diri manusia untuk menuruti kemauan hati. Keinginan itu bisa menuju pada kebaikan ataupun keburukan.

Adapun syahwat adalah dorongan yang sering mengarah kepada perkara yang tidak baik jika tidak dikendalikan. Seorang yang beriman harus mampu mengendalikan syahwatnya.

Dalam diri seorang mukmin, iman harus menjadi pemimpin dalam hati, sehingga nafsu hanya diikuti ketika mengarah pada kebaikan. Contohnya adalah keinginan untuk membangun masjid, mendirikan madrasah, berinfak, membantu orang lain, dan melakukan berbagai amal kebajikan.

Karena itu tidak semua keinginan harus dituruti. Nafsu yang mengarah pada keburukan harus dikendalikan. Misalnya keinginan makan berlebihan dan hidup bermewah-mewahan di luar batas.

Termasuk keinginan mengumpulkan dunia secara berlebihan hingga menghalalkan segala cara dan melanggar hak orang lain. Termasuk juga dorongan syahwat yang tidak terkendali.

Ramadan mendidik kita melalui rasa lapar dan haus. Dengan menahan diri dari makan dan minum, seorang muslim belajar mengendalikan keinginan-keinginan dalam dirinya.

Dari latihan inilah terbentuk pribadi yang lebih kuat, lebih sabar, dan mampu mengendalikan hawa nafsu sehingga hidupnya lebih terarah pada ketaatan kepada Allah.

Kultum Subuh di Masjid An Nuur Sidowayah pada Ahad, 8 Maret 2026 bersama Ustaz H. Danuri, M.Ag. (Ketua PRM Ngreco)

Share This Article :
Wakhid Syamsudin

Berusaha menjadi orang bermanfaat pada sesama melalui tulisan. Saat ini mengelola blog Media An Nuur (www.media-annuur.com), Bicara Cara (www.bicaracara.my.id), dan blog pribadi (www.syamsa.my.id)

2907636960708278822